Thursday , 21 September 2017

Info Terbaru

INTERPROFESSIONAL EDUCATION (IPE)

March 15, 2017 1:34 pm Category: Agenda & Event, Pendidikan & Pelatihan

Perubahan paradigma menjadi sebuah pelayanan kesehatan yang berorientasikan pasien sudah lama digaungkan dalam peningkatan mutu. Pasien seharusnya menjadi subjek pemberian pelayanan bukan sebuah objek, sehingga membutuhkan solusi dan terobosan yang menjadikan sebuah mutu pelayanan yang lebih baik.

RS Universitas Airlangga sebagai rumah sakit di bawah naungan Kementerian RisetDikti saat pertama dan satu-satunya dari 24 RS PTN terstandarisasi sebagai RS Pendidikan. Dalam menjalankan fungsi utamanya dalam pendidikan kesehatan maka interprofesional education sejak dalam pendidikan klinik menjadi titik tekan utama yang diharapkan dapat menopang kualitas inter-professional collaboration (IPC) dalam dunia pelayanan khususya di rumah sakit.

Kolaborasi antar profesi kesehatan adalah satu usaha untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan. WHO telah membuat sebuah grand design tentang pembetukan karakter kolaborasi dalam sebuah bentuk pendidikan formal yaitu berupa interprofessional education. Interprofessional education (IPE) adalah suatu pelaksanaan pembelajaran yang diikuti oleh dua atau lebih profesi yang berbeda untuk meningkatkan kolaborasi dan kualitas pelayanan dan pelaksanaanya dapat dilakukan dalam semua pembelajaran, baik itu tahap sarjana maupun tahap pendidikan klinik untuk menciptakan tenaga kesehatan yang professional.

Beberapa ahli mengungkapkan IPE dapat menjadi dasar dalam pembentukan kolaborasi. Seperti halnya pendapat Mendez et. al.,(2008) IPE merupakan hal yang potensial sebagai media kolaborasi antar profesional kesehatan dengan menanamkan pengetahuan  dan skill dasar antar profesional dalam masa pendidikan. IPE merupakan hal yang penting dalam membantu pengembangan konsep kerja sama antar profesional yang ada dengan mempromosikan sikap dan perilaku yang positif antar profesi yang terlibat di dalamnya.

INTERPROFESSIONAL EDUCATION (IPE) Reviewed by on . Perubahan paradigma menjadi sebuah pelayanan kesehatan yang berorientasikan pasien sudah lama digaungkan dalam peningkatan mutu. Pasien seharusnya menjadi subje Perubahan paradigma menjadi sebuah pelayanan kesehatan yang berorientasikan pasien sudah lama digaungkan dalam peningkatan mutu. Pasien seharusnya menjadi subje Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top