Tuesday , 24 September 2019

Kelas Pendukung ASI Rumah Sakit Universitas Airlangga

February 27, 2015 1:37 am Category: Agenda & Event, Berita & Informasi, Slideshow

Kelas Pendukung ASI Rumah Sakit Universitas Airlangga

Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) merupakan Rumah Sakit di Surabaya yang mendukung penuh keberhasilan ASI eksklusif dan merupakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi. Oleh karena itu, pada bulan Februari ini bekerja sama dengan AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) Jawa Timur dan Puskesmas, dibentuklah kelas Pendukung ASI yang merupakan bagian dari Pelayanan Paripurna RSUA yang mendukung ASI eksklusif. RSUA merupakan Rumah Sakit pertama di Jawa Timur yang mempunyai kelas Pendukung ASI. Tujuannya kelas ini adalah saling berdiskusi untuk membahas permasalahan mengenai ASI, bertukar pengalaman dan memecahkan masalah terkait dengan ASI dan saling memotivasi untuk menyukseskan program ASI eksklusif selama 6 bulan dan pemberian ASI sampai usia anak 2 tahun yang ditambah dengan makanan pendamping ASI. Selain itu, kelas ini juga membahas terkait persiapan pemberian ASI untuk ibu hamil, perawatan payudara, Inisiasi Menyusui Dini (IMD), dan permasalahan-permasalahan kesehatan ibu dan bayi.

Kelas Pendukung ASI yang dilaksanakan di Poli Kandungan RSUA pada hari Selasa, 24 Februari 2015 ini dihadiri oleh AIMI, dokter dan bidan dari Puskesmas terkait, bidan dan perawat RSUA, ibu hamil yang berencana memberikan ASI eksklusif , ibu-ibu yang memiliki bayi kurang dari 2 tahun dan seorang bapak ASI, dr. Aldika, SpOG yang mendukung penuh pemberian ASI. Dan selanjutnya kelas pendukung ASI ini akan diadakan secara rutin sebulan sekali.

Pertemuan diawali dengan perwakilan AIMI membuka wacana terlebih dahulu mengenai pemberian ASI esklusif dan manfaatnya. Kemudian satu per satu peserta mulai menceritakan pengalaman mereka selama memberikan ASI. Seorang ibu menceritakan bagaimana dia saat memberikan IMD pada proses persalinan Caesar di RSUA, awalnya ibu ragu untuk memberikan ASI saat bayi baru dikeluarkan dari perut ibu dan ibu dalam kondisi dibius lokal, tapi dengan dibantu bidan akhirnya ibu berhasil melakukan IMD saat persalinan Caesar tersebut. Ada pula ibu lain yang proses melahirkan normal di Rumah Sakit lain mengatakan dia tidak bisa melakukan IMD secara penuh, karena bayi dilakukan IMD saat proses penjahitan luka saja, kemudian bayi di bawa ke ruangan bayi. Kelompok mulai antusias untuk berbagi pengalamannya, ada seorang ibu yang baru pertama kali memiliki anak, mempunyai masalah dengan produksi ASI nya yang sedikit dan bayinya tidak mau menetek, secara bersama-sama dengan pendampingan dari AIMI dan tenaga kesehatan mulai membantu dan mempraktikkan cara menyusui bayinya dengan benar, ibu merasa puas dengan bantuan kelas pendukung ASI ini. Topik diskusi kelompok ini kemudian beralih membahas bagaimana menyapih anak dengan cara yang baik, seorang ibu mengutarakan dia berhasil menyapih si anak dengan cara diajak bicara secara halus, kemudian pada saat tidur antara si anak dan si ibu diberi penyekat (misal : bantal atau guling) sehingga tidak ada kontak anatara si anak dan ibu, ada pula yang memberikan obat merah untuk diolesi ke puting sehingga si anak takut untuk menyusu. Dari pengalaman-pengalaman masing-masing ibu inilah, peserta di kelas ini sangat terbantu dalam memperoleh ilmu baik dari segi medis dan pengalaman di lapangan sehingga mereka bisa menerapkan bagaimana memecahkan masalah seputar kesehatan ibu dan anak di kehidupan sehari-harinya. Tentunya dengan pemaparan dari segi medis oleh narasumber yang ahli di bidangnya.
Kelas pendukung ASI ini direncanakan akan berjalan dengan rutin setiap hari Selasa minggu ke empat setiap bulan yang dilaksanakan di RSUA yang bekerja sama dengan AIMI Jawa Timur dan Puskesmas terkait. Dengan kegiatan ini diharapkan nantinya masyarakat luas mendukung penuh program ASI eksklusif dan bisa meningkatkan angka kesehatan ibu dan anak di Indonesia, dan RSUA sebagai pionir dan pelopornya.

Oleh : Kartika Dewi P., S.Keb., Bd.
Edit : dr. Muhammad Ilham Aldika A., Sp.OG

Gambar :

gambar1

Kelas Pendukung ASI 1 :

gambar02

AIMI Jatim :

gambar3

Peserta dalam kelompok diskusi

Kelas Pendukung ASI Rumah Sakit Universitas Airlangga Reviewed by on . Kelas Pendukung ASI Rumah Sakit Universitas Airlangga Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) merupakan Rumah Sakit di Surabaya yang mendukung penuh keberhasil Kelas Pendukung ASI Rumah Sakit Universitas Airlangga Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) merupakan Rumah Sakit di Surabaya yang mendukung penuh keberhasil Rating: 0

Comments (2)

  • widodo

    memang ASI sangat perlu untuk balita, untuk kekebalan tubuh dan masa pertumbuhan

  • fatir

    ASI is the best for my baby,,,

Leave a Comment to fatir

scroll to top