Tuesday , 24 September 2019

Leaflet untuk informasi pasien penyakit jantung Koroner

November 20, 2014 6:23 am Category: Artikel Kesehatan, Slideshow

LEAFLET UNTUK INFORMASI PASIEN

PENYAKIT JANTUNG KORONER

 

PENDAHULUAN

Jantung anda memerlukan oksigen dari darah untuk bekerja secara baik. Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi ketika pembuluh darah yang mensuplai darah ke jantung (arteri koroner) menyempit dan aliran darah ke jantung menjadi berkurang. Jika jantung tidak mendapatkan cukup suplai oksigen dari darah, suatu nyeri yang disebut angina akan dirasakan oleh penderita. Jika suatu arteri koroner tersumbat total dan mendadak, akan ada bagian dari jantung yang tidak teraliri oleh darah kemudian terjadilah serangan jantung.

 

Sumber:

https://ehoimages.blob.core.windows.net/images/landing/edtabook-promo/clogged-artery.jpg

 

APAKAH YANG MENYEBABKAN PENYAKIT JANTUNG KORONER?

Penyebab utama dari suatu penyakit jantung koroner adalah suatu proses atherosclerosis. Ekses lemak dan kolesterol dalam darah terdeposit pada dinding dari pembuluh darah. Seiring berjalannya waktu, deposit lemak atau atheroma ini akan menumpuk dan membentuk plak yang akan menyebabkan arteri menyempit dan mengeras sehingga menghambat aliran darah.

 

Penyebab lain dari penyakit jantung koroner antara lain adalah adanya bekuan darah yang terlepas di pembuluh darah sehingga dapat tersangkut pada pembuluh darah terutama pembuluh darah yang sudah menyempit akibat proses atherosklerosis dan tekanan darah yang tinggi yang dapat menyebabkan beban tambahan bagi jantung.

 

Resiko terjadinya proses atheroskleosis meningkat pada seseorang dengan faktor resiko berikut ini:

  • Riwayat merokok
  • Memiliki Diabetes Mellitus
  • Memiliki Hipertensi
  • Memiliki kadar kolesterol yang tinggi
  • Jarang berolahraga
  • Berat badan diatas batas normal
  • Memiliki riwayat keluarga yang menderita penyakit jantung koroner

 

KELUHAN DAN GEJALA

Keluhan yang dirasakan masing-masing penderita dapat berbeda-beda tergantung dari apakah arteri koroner tersumbat sebagian atau total. Arteri koroner yang tersumbat sebagian dapat menyebabkan anda merasakan nyeri dada atau angina. Nyeri dada ini dapat berupa sekedar dada yang terasa ampek atau sekadar rasa tidak nyaman di dada sampai angina yang berat dimana dada terasa seperti tertekan atau seperti tertimpa benda berat yang dapat menjalar ke leher, rahang ataupun lengan. Biasanya keluhan dipicu oleh akitivitas fisik yang berat atau stres dan biasanya nyeri berlangsung kurang dari 10 menit tapi dapat diredakan dengan obat anti-angina. Sementara bila arteri koroner tersumbat total maka dapat terjadi suatu serangan jantung atau sindroma koroner akut. Hal ini dapat menyebabkan suatu kerusakan permanen pada otot jantung. Sehingga jika anda menduga diri anda sendiri ataupun orang yang anda kenal sedang mengalami serangan jantung, segera hubungi tenaga medis atau segera bawa ke Rumah Sakit terdekat. Serangan jantung dapat timbul kapan saja, termasuk saat sedang beristirahat. Bila keluhan anda berlangsung lebih dari 10 menit atau tidak reda dengan pemberian obat anti-angina, segeralah mencari bantuan tenaga medis.

 

Sumber: http://www.doctortipster.com/54-heart-pain-angina-pectoris.html

 

DIAGNOSIS

Bila anda mengalami keluhan seperti di atas, segeralah memeriksakan diri anda ke dokter agar dapat segera dilakukan penanganan yang memadai. Dokter anda akan melakukan penilaian terhadap faktor resiko kardiovaskular dimana selain mencari tahu riwayat kesehatan anda sebelumnya dan riwayat penyakit jantung dalam keluarga anda, dokter juga akan melakukan penilaian terhadap gaya hidup dan pola makan serta kebiasaan anda seperti merokok, olahraga dan sebagainya. Selain melakukan pemeriksaan fisik seperti pemeriksaan tekanan darah, dokter juga akan merujuk anda untuk pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan kadar kolesterol dan faktor resiko lainnya, pemeriksaan elektrokardiografi, rontgen thoraks dan bila diperlukan dapat dilakukan ekhokardiografi maupun angiografi sesuai indikasi.

 

TATALAKSANA

Penanganan penyakit jantung koroner meliputi kombinasi perubahan gaya hidup dan pemberian obat-obatan (medikamentosa) yang memadai.

Perubahan gaya hidup yang perlu dilakukan adalah penderita harus berhenti merokok, memulai makan makanan yang rendah lemak dan kaya serat, membatasi konsumsi garam dan menghindari makanan dengan kadar lemak jenuh.

Pemberian medikamentosa pada pasien dengan penyakit jantung koroner meliputi berbagai jenis obat-obatan, antara lain obat pereda nyeri dada (anti angina), obat anti platelet, dan obat-obat lain untuk mengurangi faktor resiko seperti obat anti kolesterol, anti hipertensi dan sebagainya. Konsumsi obat-obatan ini dalam jangka panjang dapat membuat penderita menjadi jenuh sehingga kepatuhan minum obat berkurang, namun penderita perlu menyadari pentingnya obat-obatan ini untuk mengontrol progresivitas penyakitnya dan mengurangi keluhan-keluhannya. Penghentian atau perubahan apapun pada jenis maupun dosis obat harus dengan sepengetahuan dan dalam pengawasan dokter yang merawat.

 

INFORMASI LEBIH LANJUT

Bila anda merasa bingung atau ada hal yang belum dipahami dari informasi yang sudah anda baca atau sudah diberikan pada anda, adalah suatu hal yang bijaksana untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan profesional seperti dokter, apoteker atau perawat untuk mendapatkan informasi yang tepat.

 

-dr. Indah Sukmawati dan dr. Nia Dyah Rahmianti-

PPDS Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK Unair/RSUD Dr. Soetomo

Sumber Gambar : http://www.ezega.com

Leaflet untuk informasi pasien penyakit jantung Koroner Reviewed by on . LEAFLET UNTUK INFORMASI PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER   PENDAHULUAN Jantung anda memerlukan oksigen dari darah untuk bekerja secara baik. Penyakit Jantung Kor LEAFLET UNTUK INFORMASI PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER   PENDAHULUAN Jantung anda memerlukan oksigen dari darah untuk bekerja secara baik. Penyakit Jantung Kor Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top