Tuesday , 12 December 2017

Info Terbaru

Radiologi Rumah Sakit Universitas Airlangga

Unit radiologi melayani Pemeriksaan General X-Ray & Fluoroscopy (dengan Computed Radiography), Colour Doppler USG, dan CT Scan Multislice (64 Slice) yang mampu menyajikan gambaran detail seluruh organ tubuh termasuk pembuluh darah.

Catheterization Laboratory (Cath Lab)
Catheterization Laboratory (Cath Lab) merupakan ruang pemeriksaan yang dilengkapi dengan alat pencitraan (imaging) untuk mendiagnostik dan atau mengintervensi/ menterapi penyakit yang berhubungan dengan sistem kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah). Cara kerja alat angiografi ini menggunakan teknik invasif dengan memasukkan alat kateter melalui pembuluh darah vena maupun arteri yang dipadukan dengan alat fluoroscopy guna menggambarkan pembuluh darah secara detail. Deteksi pembuluh darah dengan alat ini bertujuan mengetahui organ-organ tubuh yang mengalami kelainan karena penyempitan, pelebaran, dan penyumbatan pembuluh darah.

Kemampuan alat ini beragam, di antaranya:

  1. deteksi penyakit jantung koroner;
  2. pemasangan stent jantung;
  3. Tindakan non bedah untuk membuka pembuluh darah koroner yang menyempit dengan bantuan perangkat stent/ ring agar otot jantung kembali mendapatkan suplai darah yang cukup;
  4. pemasangan alat pacu jantung (pacemaker), karena frekuensi denyut jantung yang tidak normal (lemah);
  5. deteksi penyempitan katup jantung;
  6. deteksi kelainan jantung bawaan lahir, umumnya terjadi pada anak-anak;
  7. deteksi dan intervensi hepatoma (kanker hati);
  8. deteksi dan intervensi penyebab stroke;
  9. deteksi kelainan pembuluh darah di otak;
  10. embolisasi vaskuler.

Embolisasi ialah pengobatan minimal invasif yang memblok satu atau lebih pembuluh darah yang mengalami kelainan dan malformasi.

Keunggulan Cath Lab yaitu tindakan diagnostik dan terapi (intervensi) dapat dikombinasikan dalam satu kali prosedur tindakan. Selain itu, gambar yang disajikan lebih jelas dan detail, intervensi yang dilakukan dokter pun lebih akurat. Kecanggihan Cath Lab juga dapat meminimalkan tindakan pembedahan, misalnya pada pemasangan stent/ ring tidak lagi menggunakan bedah jantung.

Prosedur pemeriksaan Cath Lab secara umum adalah sebagai berikut:

  1. Pasien dijelaskan prosedur tindakan Cath Lab. Setelah paham prosedur tindakan dan menyetujuinya, pasien diminta untuk mengisi informed concent (lembar persetujuan untuk dilakukan diagnostik dan atau intervensi dengan Cath Lab)
  2. Sebelumnya pasien akan menjalani pemeriksaan laborium berkaitan dengan fungsi ginjal dan hati.
  3. Pada kasus-kasus tertentu, pasien perlu menjalani puasa.
  4. Saat tindakan Cath Lab, dilakukan lokal anestesi. Sehingga pasien masih dapat melihat gambaran pembuluh darahnya yang tampak pada layar monitor.
  5. Pada pasien anak dengan persetujuan orang tua, dilakukan anestesi umum (general anesthesia).
scroll to top