Sunday , 22 October 2017

Info Terbaru

Selamat Hari Bidan se Dunia Srikandi pejuang keselamatan Ibu dan Bayi

May 5, 2017 10:10 am Category: Berita & Informasi

Hari ini 5 Mei 2017 adalah Hari Bidan Sedunia atau International Midwives’ Day (IMD). Bidan adalah Srikandi-srikandi perkasa, karena perannya luar biasa dalam kehidupan khususnya bidang kesehatan.

Mereka membantu jiwa anak-anak yang lahir dari para wanita diselamatkan. Karena itu, kebidanan di mata dunia sudah dihargai sebagai profesi yang sangat penting, karena itulah peringatan Hari Bidan Internasional sudah dirayakan sejak 5 Mei 1991.

Peringatan Hari Bidan Internasional tersebut diadakan untuk menghormati jasa para bidan yang pada tahun 1987 mengadakan International Confederation of Midwives Conference di Belanda. Hanya saja, gaungnya peringatan Hari Bidan Sedunia terasa tidak sekencang peringatan hari profesi lainnya.

Selain mengurusi ibu yang tengah melahirkan, bidan juga berperan penting dalam mengontrol janin saat masih dalam kandungan, secara aktif bidan harus mampu memberikan pengetahuan seputar kesehatan kehamilan dan janin pada ibu yang mengandung.

Hingga saat ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus bersinergi bersama ikatan bidan seluruh Indonesia terutama Bidan Desa untuk memperkecil angka kematian saat melahirkan.

Seorang bidan adalah bagian yang berperan penting dari perjuangan seorang ibu untuk melahirkan buah hatinya ke dunia. Semoga para bidan di seluruh dunia semakin bisa bersikap profesional dan kompeten dalam melaksanakan tugas mulia dan mempersiapkan masa depan untuk anak-anak Indonesia.

Di Indonesia sendiri setiap tanggal 24 Juni diperingati pula sebagai Hari Bidan Nasional.

Hari Bidan Indonesia yang lahir 64 tahun silam. Sejarah lahirnya Hari Bidan Indonesia ini diawali dari Konferensi Bidan Pertama di Jakarta pada tanggal 24 Juni 1951 atas prakarsa para bidan senior yang berdomisili di Jakarta.

Bidan (bahasa Inggris: Midwife) adalah seseorang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yang diakui di negaranya dan telah lulus dari pendidikan tersebut, serta memenuhi kualifikasi untuk didaftarkan (register) dan atau memiliki izin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik bidan. Definisi ini ditetapkan melalui kongres ICM (International Confederation of Midwives) ke-27 yang dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2005 di Brisbane Australia.

Sedangkan definisi terbaru dari ICM (International Confederation of Midwives) yang dikeluarkan pada Juni 2011, bidan adalah seseorang yang telah menyelesaikan (lulus) program pendidikan kebidanan yang diakui secara resmi oleh negaranya serta berdasarkan kompetensi praktik kebidanan dasar yang dikeluarkan ICM dan kerangka kerja dari standar global ICM untuk pendidikan kebidanan.

Juga disebutkan telah memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan untuk didaftarkan (register) dan/atau memiliki izin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik kebidanan, dan menggunakan gelar/hak sebutan sebagai “bidan”, serta mampu menunjukkan kompetensinya di dalam praktik kebidanan. Definisi yang terakhir ini adalah definisi yang berlaku saat ini hingga ditinjau kembali oleh ICM pada Tahun 2017.

Dahulu definisi bidan hanyalah sebagai sebutan bagi orang yang belajar di sekolah khusus untuk menolong perempuan saat melahirkan. Penyebutan “menolong perempuan” bukan berarti seorang bidan dapat dipersepsikan layaknya sebagai seorang pembantu.

Penolong di sini dapat diartikan sebagai orang yang memberikan pertolongan berupa layanan kesehatan yang memadai kepada Ibu yang sedang melahirkan atau persalinan. Persalinan yang sesungguhnya adalah menempatkan seorang Ibu sebagai pelaku utama sedangkan orang-orang yang disekitarnya berstatus sebagai penolong, termasuk di dalamnya adalah bidan dan dokter spesialis kandungan.

Persalinan yang ditolong bidan adalah persalinan yang normal. Bila ditemui adanya kelainan maka seorang bidan harus merujuk ke dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan (Dokter Sp.O.G.) untuk melakukan pertolongan lanjutan dalam mengatasi kelainan tersebut.

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menetapkan bahwa bidan adalah seorang perempuan yang lulus dari pendidikan bidan yang diakui pemerintah dan organisasi profesi di wilayah Negara Republik Indonesia serta memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk diregister, sertifikasi dan atau secara sah mendapat lisensi untuk menjalankan praktik kebidanan.

Menurut Undang-undang No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, bidan adalah tenaga kesehatan yang dikelompokkan ke dalam tenaga kebidanan, memiliki kewenangan untuk melakukan pelayanan kesehatan ibu, pelayanan kesehatan anak, dan pelayanan kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana.

Di dalam keadaan tertentu, yakni suatu kondisi tidak adanya Tenaga Kesehatan yang memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan serta tidak dimungkinkan untuk dirujuk maka seorang bidan dapat memberikan pelayanan kedokteran dan/atau kefarmasian di luar kewenangannya dalam batas tertentu.

 

 

Selamat Hari Bidan se Dunia Srikandi pejuang keselamatan Ibu dan Bayi Reviewed by on . Hari ini 5 Mei 2017 adalah Hari Bidan Sedunia atau International Midwives’ Day (IMD). Bidan adalah Srikandi-srikandi perkasa, karena perannya luar biasa dalam k Hari ini 5 Mei 2017 adalah Hari Bidan Sedunia atau International Midwives’ Day (IMD). Bidan adalah Srikandi-srikandi perkasa, karena perannya luar biasa dalam k Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top