Tuesday , 22 August 2017

Info Terbaru

Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Universitas Airlangga

Instalasi Rawat Jalan atau yang biasa dikenal dengan Poliklinik melayani tindakan observasi, diagnosis, pengobatan, rehabilitasi medik, serta pelayanan kesehatan lainnya seperti permintaan surat keterangan sehat dan surat keterangan bebas narkoba. Instalansi Rawat Jalan adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa pasien menginap. Pelayanan ini termasuk salah satu indikator penting yang sangat diperhatikan oleh pihak Rumah Sakit Unair.

Pasien wajib melakukan registrasi atau pendaftaran. Registrasi pasien dilakukan di counter pendaftaran RS Universitas Airlangga, dimana terdapat 5 counter pendaftaran yaitu :

  1. Counter 1, 2, 3 dan 4 adalah counter pendaftaran bagi pasien pengguna fasilitas kartu BPJS dan yang sudah pernah berobat dan atau di rawat di RS UNAIR.
  2. Counter 5 adalah counter pendaftaran bagi pasien pengguna fasilitas kartu BPJS dan yang belum pernah berobat dan atau di rawat di RS UNAIR. Pada counter 5 ini juga digunakan untuk pendaftaran pasien UMUM

Persyaratan yang perlu diperhatikan oleh pasien ketika akan melakukan pendaftaran di RS UNAIR adalah sebagai berikut :

  1. Pasien pengguna fasilitas kartu BPJS
    1. Kartu Berobat Pasien RS UNAIR ( bila sudah pernah berobat ke RS UNAIR )
    2. Fotokopi Kartu BPJS / ASKES
    3. Fotokopi KTP / KSK / Surat Kelahiran
    4. Fotokopi Rujukan dari Faskes 1
    5. Rujukan ASLI dari Faskes 1 ( tunjukkan pada petugas )
  2. Pasien UMUM
    1. Kartu Berobat Pasien RS UNAIR ( bila sudah pernah berobat ke RS UNAIR )
    2. Fotokopi KTP / KSK / Surat Kelahiran

Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Universitas Airlangga terdapat poliklinik spesialis dan medical check up yang langsung ditangani oleh dokter spesialis diantaranya:

1. Kesehatan kulit dan Kelamin

2. Kesehatan Mata
Klinik Kesehatan Mata RSUA melayani pemeriksaan mata dan pengobatan yang berkaitan dengan penglihatan. Poliklinik Kesehatan Mata RSUA didukung dengan dokter spesialis mata serta peralatan diagnostik antara lain:
– Non Contact Tonometer (NCT) untuk mengukur tekanan bola mata tanpa kontak langsung dengan bola mata
– USG Mata
– Foto fundus untuk mengetahui hal-hal detil di retina
– Refraksi untuk pengukuran ketajaman penglihatan, mata minus, plus, atau silinder
– Slit Lamp untuk mendeteksi kelainan pada kornea mata
– Biometri
– Pachymetri

Anda bisa berkonsultasi tentang penyakit mata misalnya glaukoma, infeksi mata, radang mata, katarak, dan lain sebagainya. Tim dokter spesialis mata siap memberikan solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan kesehatan mata Anda.

3. Kesehatan THT-KL

4. Penyakit Paru

5. Penyakit Dalam

6. Penyakit Saraf

7. Urologi

8. Kesehatan Anak

9. Kardiologi dan Kedokteran Vaskular

10. Obstetri dan Ginekologi

11. Bedah Anak

12. Bedah Onkologi

13. Bedah Kepala dan Leher

14. Bedah Digestif

15. Bedah Thorak dan Kardiovaskular

16. Bedah Saraf

17. Bedah Plastik
Merupakan cabang ilmu kedokteran yang bertujuan merekonstuksi bagian-bagian tubuh manusia melalui tindakan operasi/bedah. Berdasarkan peruntukannya, bedah plastik terbagi atas bedah plastik rekonstruksi dan bedah plastik estetik.

Bedah Plastik Rekonstruksi
Bertujuan memperbaiki kelainan atau abnormalitas tubuh akibat penyakit, kelainan, atau trauma. Bedah plastik rekonstruksi terdiri atas:

Burn surgery
– luka bakar
– luka akut dan kronis

Craniofacial surgery
– mengubah profil wajah
– celah bibir/bibir sumbing
– craniosurgery
– celah wajah
– fraktur wajah

Hand surgery
– syndactily
– replantasi
– kontraktur
– polydactily

Microsurgery
Microsurgery atau bedah mikro ialah tindakan operasi dengan bantuan mikroskop khusus.

Bedah Plastik Estetik
Adalah pembedahan yang bertujuan untuk memperindah suatu bagian dari tubuh tanpa adanya bentuk trauma, cacat, atau deformitas. Bedah plastik estetik meliputi:
– face lift
– blephorotomy (memperbaiki kelopak mata)
– brow and neck lift (memperbaiki lipatan pada dahi dan leher)
– memperindah bentuk payudara
– memperindah bentuk hidung
– abdominoplasty (mengurangi lemak di perut)
– lipsuction
– aptos

18. Bedah Ortopedi dan Traumatologi

19. Anestesiologi dan Reanimasi

20. Psikolog

21. Kedokteran Jiwa

22. Gigi dan Bedah Mulut

23. Pengobatan Alternatif dan Komplementer

scroll to top